Drone DJI Mavic Mini vs DJI Spark, Bagusan Mana?

Diketahui, belakangan ini dunia drone sedang hangat – hangatnya membicarakan Mini DJI Mavic vs DJI Spark. Kira – kira mana yang lebih bagus dan layak untuk dibeli? Sebenarnya, kedua drone merek DJI tersebut sama – sama bagus, tidak hanya dari segi desain tetapi juga dari segi kemampuannya dalam menghasilkan foto dan video. Selain itu, kedua drone ini juga mudah digunakan dan memiliki body yang sama – sama kecil. Namun demikian, agar Anda tidak kebingungan ketika akan memilih salah satu diantaranya simak review mengenai kedua drone lengkapnya berikut ini.

DJI Mavic Mini vs DJI Spark

Beberapa ada yang berpendapat kalau drone DJI Mavic Mini vs DJI Spark merupakan drone terbaik di 2020. Khususnya untuk DJI Mavic Mini lebih diproyeksikan untuk menggantikan Spark. Namun demikian, harga DJI Mavic Mini vs DJI Spark memang tidak jauh berbeda diantara kedua drone tersebut. Menariknya, sampai saat ini DJI Spark masih berkeliaran di pasaran sampai saat ini.

drone dji mavic mini

drone dji mavic mini

Kamera

Membahas lebih jauh mengenai kualitas kamera kedua drone merek DJI, Mavic Mini ternyata dibekali sensor yang sama dengan yang ada pada DJI Spark dan DJI Mavic Air, yakni sensor 1/2.3 inch CMOS. Melalui sensor kamera inilah pengguna bisa memfoto 12 MP dengan Aperture hingga f/2.6. Sayangnya, beberapa banyak yang memberikan kritik pada resolusi foto yang dibawanya tersebut. Tetapi mereka tidak menyadari kalau ternyata drone ini memiliki kemampuan memfoto yang sama pada kamera GoPro yang sama – sama 12 MP.

Jadi bisa dibilang, resolusi 12 MP merupakan standar yang bagus untuk sosial media, apalagi jiak diingat DJI Mavic Mini hanya seukuran smartphone, bahkan lebih kecil. Tapi satu yang cukup mengganggu, yakni DJI Mavic Mini ternyata tidak support format RAW. Alasannya bisa diterima juga sih, sebab drone tersebut memang dibuat secara khusus untuk khalayak umum bukan video enthusiast yang selalu mencari RAW file di setiap videonya.

Lalu untuk foto di fitur Low Light sendiri, DJI Spark ternyata jauh lebih unggul. Alasannya, drone tersebut memiliki range ISO bisa sampai 3.200. Sementara itu pada DJI Mavic Mini sendiri hanya sampai 1.600. Namun demikian, untuk video kedua drone ini bisa sampai di angka ISO 3.200. Jika Anda mempertanyakan mengapa ISO pada kedua drone hanya sebatas itu? Mungkin dikarenakan penggunanya nanti adalah pemula dan berharap hasil fotonya bagus dengan setting default. Jadi melimit ISO merupakan salah satu langkah paling tepat agar pengguna baru tidak mudah merasa kecewa.

data-full-width-responsive="true">

Kapabilitas Video

DJI Mavic Mini bisa dibilang jauh lebih dari dibanding DJI Spark, misalnya dalam hal kemampuan rekam video. Drone Mavic Mini ini ternyata bisa merekam video hingga resolusi 2.7K di 30 fps, begitu juga Full HD 1080 di 60 fps. Sementara itu untuk DJI Spark sendiri untuk format Full HDnya masih ada di 30 fps saja. Detail videonya pun sudah semestinya harus lebih bagus dibanding DJI Spark. Sebab, Bitrate pada perekaman video DJI Mavic Mini sampai 40 Mbps sedangkan DJI Spark hanya 24 Mbps.

Bobot

Drone Mavic Mini memiliki bobot sekitar 249 gram dan hanya sedikit lebih ringan dibanding DJI Spark, tepatnya lebih ringan 51 gram. Namun perbedaan tersebut ternyata memberikan dampak yang sangat signifikan sekali, sebab per tahun ini setiap drone yang memiliki bobot di atas 250 gram harus didaftarkan terlebih dulu ke organisasi naungan setempat.

Sebagai salah satu produsen drone terbaik dan ternama di dunia, DJI ternyata mempertimbangkan hal ini dengan baik dan merupakan langkah cerdik untuk memfasilitasi khalayak umum lebih mengenal drone dengan mudah tanpa perlu mendaftar. DJI Mavic Mini mungkin saja bukan untuk videografer profesional, tetapi lebih ke orang umum yang mencari fun melalui aerial videography.

drone dji spark

Ketinggian

Lalu untuk ketinggian maksimum DJI Mavic Mini sendiri adalah 3 ribu meter di atas permukaan laut, yang mana ini seribu meter di bawah DJI Spark. Artinya, jika Anda ada di lokasi yang dasarnya cukup tinggi seperti gunung, DJI Spark lebih mungkin untuk diterbangkan sementara itu untuk DJI Mavic Mini sendiri mungkin secara sistem tidak mau terbang sebab lokasinya yang terlalu tinggi dibanding permukaan laut.

Jarak

Baik DJI Mavic Mini maupun DJI Spark, keduanya sama – sama recommended untuk pemula. Meskipun sangat tidak disarankan untuk menerbangkan kedua drone tersebut jauh melebihi jarak pandang pilot, bisa dibilang semakin jauhnya jarak terbang drone maka akan semakin mudah Anda pamer soal drone yang Anda miliki. Tidak juga ya, jadi semakin jauhnya jarak terbang drone artinya akan ada opsi tambahan pada saat Anda sebagai pilot memang harus bisa mengambil lokasi atau area yang agak jauh dari drone.

Hal ini memungkinkan Anda masih bisa mendapat transmisi untuk kendalikan drone dari jarak jauh sekalipun. Misalnya untuk drone DJI Spark sendiri memungkinkan untuk terbang di jarak hingga 2 km. Sementara itu untuk DJI Mavic Mini bisa hingga jarak yang impresof, yakni 4 km, sama seperti jarak terbang DJI Mavic Air.

Waktu Terbang

Tak bisa dipungkiir kalau waktu terbang sebuah drone menjadi elemen yang sangat penting ketika Anda akan memilih drone yang akan dibeli. Dan DJI berhasil tingkatikan waktu terbang lewat Mavic Mini meskipun dengan ukuran yang lebih kecil dibanding DJI Spark.

DJI Mavic Mini memiliki waktu terbang hingga 30 menit. Drone DJI terbaru tersebut bahkan mampu untuk hover hingga 29 menit. Sementara itu untuk DJI Spark sendiri bisa untuk terbang hingga 16 menit saja dan dengan waktu hover sekitar 15 menit. Ini merupakan peningkatan nilai produksi yang jauh lebih baik dari DJI, mengingat harga kedua drone tersebut relatif tidak jauh berbeda.

Kecepatan

DJI Mavic Mini diketahui bisa menempuh kecepatan terbang hingga 47 km per jam pada saat Sport Mode diaktifkan. Angka ini bisa dikatakan sama dengan yang bisa ditempuh oleh DJI Spark. Kedua drone DJI terbaik tersebut bahkan juga memiliki kecepatan terbang turun yang hampir sama, yakni 3 m per detik untuk DJI Spark dan 4 m per detik untuk DJI Mavic Mini.

Gimbal

Pada saat membicarakan mengenai gimbal ini ternyata ada perbedaan yang cukup signifikan, mengingat sistem gimbal pada DJI Spark masih 2 Axis, sementara itu pada DJI Mavic Mini sudah 3 Axis dengan Pan, Roll dan Pitch Axisnya yang jalan semua. Sebaliknya, DJI Spark karena hanya memiliki 2 Axis saja sehingga membuat gimbalnya tidak mungkin melakukan gerakan Pan.

Punya satu Axis tambahan saja ternyata mampu memberikan perbedaan dalam hal stabilitas hasil video. Dimana hasil video DJI Mavic Mini jauh lebih stabil dibanding DJI Spark.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang DJI Mavic Mini vs DJI Spark. Semoga informasinya bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *